Wednesday, 2 September 2015

manfaat mempelajari ilmu ekonomi

Mungkin setiap orang ketika mengeyam pendidikan formal disekolah menengah atas (SMA) pastilah dalam seminggu mereka bertemu dengan mata pelajaran Ekonomi. yaps betul, karena ilmu Ekonomi kini telah menjadi pelajaran yang wajib dipelajari apalagi dilembaga pendidikan formal. namun yang menjadi masalah ialah bahwa kebanyakan orang tidak mengetahui apa fungsi/manfaat dari mempelajari ilmu tersebut. Baiklah para pembaca yang budiman, pada kesempatan kali ini penulis akan membahas tentang manfaat dari memperlajari ilmu ekonomi. check this out!!


manfaat mempelajari ilmu ekonomi. bidiwork.blogspot.com


Manfaat dari mempelajari ilmu ekonomi adalah :

1. Mempelajari cara berfikir

Sepertinya mungkin alasan yang paling penting untuk mempelajari ilmu ekonomi adalah mempelajari cara berfikir, mengapa demikian ? karena cara yang bagus untuk melakukan pendekatan pada ilmu ekonomi adalah memahami 3 konsep yang mendasar (fundamental) dalam ekonomi yaitu : biaya oportunitas, marjinalisme dan pasar yang efisien.


Studi ilmu ekonomi mengajarkan kita cara berfikir dan membantu kita mengambil keputusan


2. Memahami masyarakat 

Alasan lain mempelajari ilmu ekonomi adah untuk memahami masyarakat  dengan lebih baik . mengapa demikian ? karena keputusan yang dilakukan masa lalu dan saat ini memiliki banyak pengaruh terhadap karakter kehidupan suatu masyarakat . jika kita perhatikan baik baik kebnyakan kegiatan masyarakat pasti erat berhubungan dengan ekonomi . Di sekitar kita terlihat aktivitas seperti contohnya kegiatan diperkantoran orang–orang sibuk dengan pekerjaannya ada asam yang membumbung di pabrik-pabrik, ribuan penumpang keluar dari kereta api , bis dan mobil berseliweran dijalan truk–truk membawa barang ada juga wajah kemiskinan di kota . yang kita lihat sehari hari adalah jutaan keputusan ekonomi, orang orang memutuskan untuk membelanjakan uang untuk investasi atau membangun gedung dan pabrik , bisa juga untuk membangun jalan dan sebagainya.


Studi ilmu ekonomi adalah bagian terpenting dari studi tentang masyarakat


3. Memahami persoalan global 

Alasan ketiga mempelajari ilmu ekonomi adalah agar kita memahami persoalan global. Kalau kita sering membaca Koran dikolom utama surat kabar diisi dengan berita-berita ekonomi. Peristiwa internasional sering banyak memiliki konsekuensi ekonomi yang besar seperti fakta yang terjadi perang di Irak dan serangan di Venezuela tahun 2003 membuat psar minyak dunia mengalami gonjang-ganjing yang menyebabkan harga minyak naik  serta contoh fakta lainnya seperti penyebaran virus HIV dan AIDS yang cepat di afrika mengakibatkan konsekuensi ekonomi yang buruk bagi benua tersebut dan seluruh dunia.


Pemahaman ilmu ekonomi sangat penting dalam memahami persoalan global


4. membantu kita menyusun skala prioritas

Alasan keempat mempelajari ilmu ekonomi adalah agar kita berfikir kritis dan peka akan masalah sekitar sehingga menjadikan kita cekatan dalam menyusun skala prioritas dalam membangun ekonomi masyarakat dan mampu menyelesaikan masalah-masalah internasional 


Menjadikan kita berpikir kritis dan peka akan masalah sekitar sehingga cekatan dalam menyusun skala prioritas


sekian dulu nih pembahasan mengenai manfaat mempelajari ilmu ekonomi, semoga bermanfaat.



Thursday, 6 August 2015

harga minyak di dunia mengalami kembali penurunan harga

harga minyak di dunia mengalami kembali penurunan harga bidiwork.blogspot.com

Harga minyak mentah dunia kembali mengalami penurunan karena ketidakpastian yang dialami investor dan pedagang tentang pasar setelah penurunan persediaan minyak mentah Amerika Serikat (AS) yang gagal mendongkrak harga.
Harga minyak Brent, patokan minyak dunia, turun tujuh sen menjadi USD49,52 per barel, setelah sempat berada di posisi terendah dalam enam bulan di USD48,88. Sementara itu, minyak mentah AS turun 49 sen lebih rendah pada USD44,66 setelah sempat menyentuh level terendah dalam 4,5 bulan di USD44,20.
"Kita perlu melihat perdagangan kapitulasi, dan kami belum mendapatkan itu. Kami yakin harga minyak dapat di bawah USD40," kata analis dari Caprock Risk Management, Chris Jarvis, di Frederick, Maryland, seperti dilansir Reuters, Jumat (7/8/2015).
Sementara itu, persediaan minyak mentah AS turun 4,4 juta barel pekan lalu, dibandingkan perkiraan untuk penurunan 1,5 juta. Namun, stok bensin mencapai 811.000 barel, atau 300.000 di atas ekspektasi.
"Jika terus pada tingkat ini, maka kita akan melihat besarnya sulingan dan stok bensin saat musim puncak permintaan," kata ahli strategi komoditas senior Saxo Bank Ole Hansen.
sumber: okezone.com

opportunity cost (biaya peluang)

Pagi pembaca blog budiman, how are you today?
Pada kesempatan kali ini, penulis akan membahas tentang opportunity cost atau biasa disebut dengan biaya peluang/biaya kesempatan. check this out!!

OPPORTUNITY COST  (biaya peluang) adalah biaya yang timbul akibat memilih sebuah peluang terbaik dari beberapa pilihan yang tersedia. Ketika seseorang dihadapkan pada beberapa alternatif pilihan dan harus memilih salah satu di antaranya, maka alternatif yang tidak dipilihnya itulah yang menjadi biaya peluang. Biaya peluang ini pada aktifitasnya akan mengorbankan salah satu hal yang dianggap penting diantara hal-hal yang paling penting lainnya.
sebagai contoh misal, ada seorang siswa bernama Ableh. ia mempunyai tabungan sebesar Rp.200.000. Ableh tersebut bingung ingin di belanjakan apa uang tabungannya tersebut. Apakah ingin dibelanjakan tinta printer (karena ia sedang membutuhkannya untuk tugas disekolahnya) , ataukah dibelikan baju kaos evinem (karena kaos berlabel evinem itu sekarang sedang trandy dimasyarakat dan ia ingin memilikinya). Tabungan Ableh pada 2 pilihan tersebutlah yang disebut dengan biaya peluang. yakni, Ableh harus mengorbankan salah satunya dari keduanya demi memenuhi kebutuhan yang memang lebih penting untuk dipergunakan olehnya.

nah sekian dulu nih pembahasan seputar biaya peluang (opportunity cost), semoga bermanfaat. dan apabila pembaca budiman menemukan kesalahan dari artikel diatas, penulis menerima kritik dan saran dari para pembaca. thanks for read guys..

Monday, 27 July 2015

Sejarah Perkembangan Ilmu Manajemen



Apakah sobat semua tahu bahwa ilmu manajemen itu telah ada sejak lama? yap, Ilmu manajemen telah ada sejak ribuan tahun yang lalu. Hal ini dibuktikan dengan adanya piramida di Mesir. Piramida tersebut dibangun oleh lebih dari 100.000 orang selama 20 tahun. Piramida Giza tak akan berhasil dibangun jika tidak ada seseorang-tanpa memedulikan apa sebutan untuk manajer ketika itu-yang merencanakan apa yang harus dilakukan, mengorganisir manusia serta bahan bakunya, memimpin dan mengarahkan para pekerja, dan menegakkan pengendalian tertentu guna menjamin bahwa segala sesuatunya dikerjakan sesuai rencana.
Piramida di Mesir. Pembangunan piramida ini tak mungkin terlaksana tanpa adanya seseorang yang merencanakan, mengorganisasikan dan menggerakan para pekerja, dan mengontrol pembangunannya. bidiwork.blogspot.com
Praktik-praktik manajemen lainnya dapat disaksikan selama tahun 1400-an di kota VenesiaItalia, yang ketika itu menjadi pusat perekonomian dan perdagangan. Penduduk Venesia mengembangkan bentuk awal perusahaan bisnis dan melakukan banyak kegiatan yang lazim terjadi di organisasi moderen saat ini. Sebagai contoh, di gudang senjata Venesia, kapal perang diluncurkan sepanjang kanal; pada tiap-tiap perhentian, bahan baku dan tali layar ditambahkan ke kapal tersebut. Hal ini mirip dengan model lini perakitan yang dikembangkan oleh Henry Ford untuk merakit mobil-mobilnya. Selain lini perakitan, orang Venesia memiliki sistem penyimpanan dan pergudangan untuk memantau isinya, manajemen sumber daya manusia untuk mengelola angkatan kerja, dan sistem akuntansi untuk melacak pendapatan dan biaya.
Daniel Wren membagi evolusi pemikiran manajemen dalam empat fase, yaitu pemikiran awal, era manajemen sains, era manusia sosial, dan era moderen.

  • Pemikiran awal manajemen

Sebelum abad ke-20, terjadi dua peristiwa penting dalam ilmu manajemen. Peristiwa pertama terjadi pada tahun 1776, ketika Adam Smithmenerbitkan sebuah doktrin ekonomi klasik, The Wealth of Nation. Dalam bukunya itu, ia mengemukakan keunggulan ekonomis yang akan diperoleh organisasi dari pembagian kerja (division of labor), yaitu perincian pekerjaan ke dalam tugas-tugas yang spesifik dan berulang. Dengan menggunakan industri pabrik peniti sebagai contoh, Smith mengatakan bahwa dengan sepuluh orang-masing-masing melakukan pekerjaan khusus-perusahaan peniti dapat menghasilkan kurang lebih 48.000 peniti dalam sehari. Akan tetapi, jika setiap orang bekerja sendiri menyelesaikan tiap-tiap bagian pekerjaan, sudah sangat hebat bila mereka mampu menghasilkan dua puluh peniti sehari. Smith menyimpulkan bahwa pembagian kerja dapat meningkatkan produktivitas dengan (1) meningkatnya keterampilan dan kecekatan tiap-tiap pekerja, (2) menghemat waktu yang terbuang dalam pergantian tugas, dan (3) menciptakan mesin dan penemuan lain yang dapat menghemat tenaga kerja.
Peristiwa penting kedua yang memengaruhi perkembangan ilmu manajemen adalah Revolusi Industri di Inggris. Revolusi Industri menandai dimulainya penggunaan mesin, menggantikan tenaga manusia, yang berakibat pada pindahnya kegiatan produksi dari rumah-rumah menuju tempat khusus yang disebut "pabrik." Perpindahan ini mengakibatkan manajer-manajer ketika itu membutuhkan teori yang dapat membantu mereka meramalkan permintaan, memastikan cukupnya persediaan bahan baku, memberikan tugas kepada bawahan, mengarahkan kegiatan sehari-hari, dan lain-lain, sehingga ilmu manajamen mulai dikembangkan oleh para ahli.

  • Era manajemen ilmiah


Frederick Winslow Taylor. bapak manajemen.
Era ini ditandai dengan berkembangnya perkembangan ilmu manajemen dari kalangan insinyur-seperti Henry TowneFrederick Winslow TaylorFrederick A. Halsey, dan Harrington Emerson Manajemen ilmiah dipopulerkan oleh Frederick Winslow Taylor dalam bukunya,Principles of Scientific Management, pada tahun 1911. Taylor mendeskripsikan manajemen ilmiah sebagai "penggunaan metode ilmiah untuk menentukan cara terbaik dalam menyelesaikan suatu pekerjaan." Beberapa penulis seperti Stephen Robbins menganggap tahun terbitnya buku ini sebagai tahun lahirya teori manajemen moderen.
Perkembangan manajemen ilmiah juga didorong oleh munculnya pemikiran baru dari Henry Gantt dan keluarga Gilberth. Henry Gantt. yang pernah bekerja bersama Taylor di Midvale Steel Company, menggagas ide bahwa seharusnya seorang mandor mampu memberi pendidikan kepada karyawannya untuk bersifat rajin (industrious ) dan kooperatif. Ia juga mendesain sebuah grafik untuk membantu manajemen yang disebut sebagai Gantt chart yang digunakan untuk merancang dan mengontrol pekerjaan. Sementara itu, pasangan suami-istri Frank danLillian Gilbreth berhasil menciptakan micromotion, sebuah alat yang dapat mencatat setiap gerakan yang dilakukan oleh pekerja dan lamanya waktu yang dihabiskan untuk melakukan setiap gerakan tersebut. Alat ini digunakan untuk menciptakan sistem produksi yang lebih efesien.
Era ini juga ditandai dengan hadirnya teori administratif, yaitu teori mengenai apa yang seharusnya dilakukan oleh para manajer dan bagaimana cara membentuk praktik manajemen yang baik. Pada awal abad ke-20, seorang industriawan Perancis bernama Henri Fayolmengajukan gagasan lima fungsi utama manajemen: merancang, mengorganisasi, memerintah, mengoordinasi, dan mengendalikan. Gagasan Fayol itu kemudian mulai digunakan sebagai kerangka kerja buku ajar ilmu manajemen pada pertengahan tahun 1950, dan terus berlangsung hingga sekarang. Selain itu, Henry Fayol juga mengagas 14 prinsip manajemen yang merupakan dasar-dasar dan nilai yang menjadi inti dari keberhasilan sebuah manajemen.
Sumbangan penting lainnya datang dari ahli sosilogi Jerman Max Weber. Weber menggambarkan suatu tipe ideal organisasi yang disebut sebagai birokrasi-bentuk organisasi yang dicirikan oleh pembagian kerja, hierarki yang didefinisikan dengan jelas, peraturan dan ketetapan yang rinci, dan sejumlah hubungan yang impersonal. Namun, Weber menyadari bahwa bentuk "birokrasi yang ideal" itu tidak ada dalam realita. Dia menggambarkan tipe organisasi tersebut dengan maksud menjadikannya sebagai landasan untuk berteori tentang bagaimana pekerjaan dapat dilakukan dalam kelompok besar. Teorinya tersebut menjadi contoh desain struktural bagi banyak organisasi besar sekarang ini.
Perkembangan selanjutnya terjadi pada tahun 1940-an ketika Patrick Blackett melahirkan ilmu riset operasi, yang merupakan kombinasi dari teori statistika dengan teorimikroekonomi. Riset operasi, sering dikenal dengan "manajemen sains", mencoba pendekatan sains untuk menyelesaikan masalah dalam manajemen, khususnya di bidanglogistik dan operasi. Pada tahun 1946Peter F. Drucker-sering disebut sebagai Bapak Ilmu Manajemen-menerbitkan salah satu buku paling awal tentang manajemen terapan: "Konsep Korporasi" (Concept of the Corporation). Buku ini muncul atas ide Alfred Sloan (chairman dari General Motors) yang menugaskan penelitian tentang organisasi.

  • Era manusia sosial

Era manusia sosial ditandai dengan lahirnya mahzab perilaku (behavioral school) dalam pemikiran manajemen di akhir era manajemen sains. Mahzab perilaku tidak mendapatkan pengakuan luas sampai tahun 1930-an. Katalis utama dari kelahiran mahzab perilaku adalah serangkaian studi penelitian yang dikenal sebagai eksperimen Hawthorne.
Eksperimen Hawthorne dilakukan pada tahun 1920-an hingga 1930-an di Pabrik Hawthorne milik Western Electric Company Works di Cicero, Illenois. Kajian ini awalnya bertujuan mempelajari pengaruh berbagai macam tingkat penerangan lampu terhadap produktivitas kerja. Hasil kajian mengindikasikan bahwa ternyata insentif seperti jabatan, lama jam kerja, periode istirahat, maupun upah lebih sedikit pengaruhnya terhadap output pekerja dibandingkan dengan tekanan kelompok, penerimaan kelompok, serta rasa aman yang menyertainya. Peneliti menyimpulkan bahwa norma-norma sosial atau standar kelompok merupakan penentu utama perilaku kerja individu.
Kontribusi lainnya datang dari Mary Parker Follet. Follett (1868–1933) yang mendapatkan pendidikan di bidang filosofi dan ilmu politik menjadi terkenal setelah menerbitkan buku berjudul Creative Experience pada tahun 1924. Follet mengajukan suatu filosifi bisnis yang mengutamakan integrasi sebagai cara untuk mengurangi konflik tanpa kompromi atau dominasi. Follet juga percaya bahwa tugas seorang pemimpin adalah untuk menentukan tujuan organisasi dan mengintegrasikannya dengan tujuan individu dan tujuan kelompok. Dengan kata lain, ia berpikir bahwa organisasi harus didasarkan pada etika kelompok daripada individualisme. Dengan demikian, manajer dan karyawan seharusnya memandang diri mereka sebagai mitra, bukan lawan.
Pada tahun 1938, Chester Barnard (1886–1961) menulis buku berjudul The Functions of the Executive yang menggambarkan sebuah teori organisasi dalam rangka untuk merangsang orang lain memeriksa sifat sistem koperasi. Melihat perbedaan antara motif pribadi dan organisasi, Barnard menjelaskan dikotonomi "efektif-efisien". Menurut Barnard, efektivitas berkaitan dengan pencapaian tujuan, dan efisiensi adalah sejauh mana motif-motif individu dapat terpuaskan. Dia memandang organisasi formal sebagai sistem terpadu yang menjadikan kerjasama, tujuan bersama, dan komunikasi sebagai elemen universal, sementara itu pada organisasi informal, komunikasi, kekompakan, dan pemeliharaan perasaan harga diri lebih diutamakan. Barnard juga mengembangkan teori "penerimaan otoritas" yang didasarkan pada gagasan bahwa atasan hanya memiliki kewenangan jika bawahan menerima otoritasnya.

  • Era moderen

Era moderen ditandai dengan hadirnya konsep manajemen kualitas total (total quality management-TQM) di abad ke-20 yang diperkenalkan oleh beberapa guru manajemen, yang paling terkenal di antaranya W. Edwards Deming (1900–1993) and Joseph Juran (lahir 1904).
Deming, orang Amerika, dianggap sebagai Bapak Kontrol Kualitas di Jepang. Deming berpendapat bahwa kebanyakan permasalahan dalam kualitas bukan berasal dari kesalahan pekerja, melainkan sistemnya. Ia menekankan pentingnya meningatkan kualitas dengan mengajukan teori lima langkah reaksi berantai. Ia berpendapat bila kualitas dapat ditingkatkan, (1) biaya akan berkurang karena berkurangnya biaya perbaikan, sedikitnya kesalahan, minimnya penundaan, dan pemanfaatan yang lebih baik atas waktu dan material; (2) produktivitas meningkat; (3) pangsa pasar meningkat karena peningkatan kualitas dan penurunan harga; (4) profitabilitas perusahaan peningkat sehingga dapat bertahan dalam bisnis; (5) jumlah pekerjaan meningkat. Deming mengembangkan 14 poin rencana untuk meringkas pengajarannya tentang peningkatan kualitas.
Kontribusi kedua datang dari Joseph Juran. Ia menyatakan bahwa 80 persen cacat disebabkan karena faktor-faktor yang sebenarnya dapat dikontrol oleh manajemen. Dari teorinya, ia mengembangkan trilogi manajemen yang memasukkan perencanaan, kontrol, dan peningkatan kualitas. Juran mengusulkan manajemen untuk memilih satu area yang mengalami kontrol kualitas yang buruk. Area tersebut kemudian dianalisis, kemudian dibuat solusi dan diimplementasikan.

Saturday, 25 July 2015

apa itu manajemen produksi?

Pengertian manajemen produksi

 Manajemen produksi adalah kegiatan untuk mengatur dan mengkoordinasikan penggunaan sumber daya seperti sumber daya alam, sumber daya manusia, sumber daya alat dan sumber daya dana serta bahan secara efektif dan efisien, untuk menciptakan dan menambah kegunaan suatu barang atau jasa.

Pengertian produksi 

Produksi adalah penciptaan atau penambahan nilai suatu barang, bentuk, waktu dan tempat atas faktor-faktor produksi sehingga lebih bermanfaat bagi pemenuhan kebutuhan manusia.

Bidang Produksi Mempunyai 5 Tanggung Jawab keputusan Utama, yaitu :

1)    Proses

Keputusan dalam proses ini menentukan proses fisik maupun fasilitas yang dipakai untuk memproduksi barang atau jasa.

2)    Kapasitas

Keputusan ini dimaksudkan untuk menentukan besarnya kapasitas yang tepat dan penyediaan pada waktu yang tepat.

3)    Persediaan

Manajer persediaan membuat keputusan keputusan dalam bidang produksi, menyangkut apa yang dipesan, berapa banyak jumlah pemesanan, dan kapan pemesanan dilakukan.

4)    Tenaga Kerja

Penentuan dan pengelolaan tenaga kerja dianggap penting dalam manajemen produksi. Keputusan tentang tenaga kerja meliputi pengkajian, pelatihan, penempatan dan supervise.

5)    Mutu/Kualitas

Ditandai dengan penekanan tanggung jawab yang besar terhadap mutu, kualitas barang maupun jasa yang dihasilkan.


Perkembangan Manajemen Produksi

Manajemen produksi berkembang pesat karena adanya faktor :

– Adanya pembagian kerja (division of labour) dan spesialisasi Pembagian kerja memungkinkan dicapainya tingkat dan kualitas produksi yang lebih baik bila disertai dengan pengolahan yang baik dan akan mengurangi biaya produksi sehingga dapat tercapainya tingkat produksi yang lebih tinggi dengan biaya yang tidak tinggi juga.

– Revolusi Industri merupakan suatu peristiwa penggantian tenaga manusia dengan tenaga mesin. Dampaknya pengusaha besar dapat meningkatkan perdagangannya, sedangkan pengusaha kecil dengan peralatan kerja yang masih kuno dan sederhana menjadi terdesak karena tidak bisa mengikuti perkembangan. Industialisasi ini meningkatkan pengolahan hasil produksi, sehingga membutuhkan kegiatan pemasaran yang pesat dan baik.

– Perkembangan alat dan tekhnologi yang mencakup penggunaan komputer, sehingga pada banyak hal manajer produksi mengintegrasikan teknologi canggih kedalam bisnis atau usahanya.

– Perkembangan ilmu dan metode kerja yang mencakup metode ilmiah, hubungan antar manusia, dan model keputusan. guna meningkatkan kualitas barang.

metode kerja terbaik dengan pendekatan sebagai berikut :

1.Pengamatan (observasi) atas metode kerja yang berlaku

2.Pengamatan terhadap metode kerja melalui pengukuran dan analisis ilmiah

3.pelatihan pekerja dengan metode baru

4.pemanfaatan umpan balik dalam pengelola atas proses kerja


Ruang lingkup manajemen produksi

Perencanaan sistem produksi

Sistem pengendalian produksi

Sistem informasi produksi

● Perencanaan produksi

● Pengendalian proses produksi

● Struktur organisasi

● Perencanaan lokasi produksi

● Pengendalian bahanbaku

● Produksi atas dasar pesanan

● Perencanaan letak fasilitas produksi

● Pengendalian tenaga kerja

● Produksi untuk persediaan

● Perencanaan lingkungan kerja

● Pengendalian biaya produksi

● Perencanaan standar produksi

● Pengendalian kualitas pemeliharaan


Fungsi dan sistem produksi dan operasi 

Ada empat fungsi penting dalam produksi dan operasi, yaitu :

·        Proses pengolahan, merupakan metode atau teknik yang digunakan untuk pengolahan masukan.

·        Jasa penunjang, merupakan sarana berupa pengorganisasian yang diperlukan untuk penetapan teknik atau metode yang akan dijalankan sehingga dapat dilaksanakan secara efisien dan efektif.

·        Perencanaan, merupakan penetapan keterkaitan dan pengorganisasian dari kegiatan operasi dan produksi yang akan dilakukan dalam suatu dasar waktu atau periode tertentu.

·        Pengendalian, merupakan fungsi untuk menjamin terlaksananya kegiatan yang sesuai dengan rencana, sehingga maksud dan tujuan penggunaan dan pengolahan masukan dapat dilaksanakan.

Sistem Produksi dan Operasi

Sistem produksi dan operasi adalah suatu keterkaitan unsur-unsur yang berbeda secara terpadu, menyatu, serta menyeluruh dalam penggabungan masukan dan pengeluaran.


Lokasi dan lay out pabrik

Lokasi merupakan salah satu kegiatan awal yang harus dilakukan sebelum perusahaan mulai beroperasi. Penentuan lokasi yang tepat akan mempengaruhi kemampuan perusahaan dalam melayani konsumen, mendapatkan bahan-bahan mentah yang cukup, mendapatkan tenaga kerja dengan mudah, serta memungkinkan diadakannya perluasan usaha.  Kesalahan dalam pemilihan lokasi akan mengakibatkan biaya transportasi yang tinggi, kekurangan tenaga kerja, kehilangan kesempatan dalam bersaing, tidak tersedianya bahan baku yang cukup.

Perencanaan layout merupakan salah satu tahap dalam perencanaan suatu fasilitas yang bertujuan untuk mengembangkan suatu sistem produksi yang efektif dan efisien. Tujuan penyusunan layout pada dasarnya untuk mencapai pemanfaatan peralatan pabrik yang optimal, penggunaan jumlah tenaga kerja yang minimum, kebutuhan persediaan yang rendah dan biaya produksi dan investasi modal yang rendah, sedangkan jenis layout terdiri dari process layoutproduct layout, dan fixed position layout, atau kombinasi dari ketiga jenis layout tersebut.  Adapun perangkat lunak yang diperlukan bagi penyusunan layout adalah: CRAFT, COFAD, PLANET, CORELAP dan ALDEF.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pemilihan Lokasi Faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan lokasi pabrik, besar sekali pengaruhnya terhadap tingkat kelancaran operasi perusahaan, faktor-faktor tersebut terdiri dari faktor utama dan faktor bukan utama. Faktor utama, yaitu letak sumber bahan baku, letak pasar, masalah transportasi, supply tenaga kerja dan pembangkit tenaga listrik. Sedangkan faktor bukan utama, seperti rencana masa depan perusahaan, kemungkinan adanya perluasan perusahaan, kemungkinan adanya perluasan kota, terdapatnya fasilitas-fasilitas pelayanan, terdapatnya fasilitas-fasilitas pembelanjaan, persediaan air, investasi untuk tanah dan gedung, sikap masyarakat, iklim dan keadaan tanah.

Penentuan Layout Pabrik Sebagaimana diketahui bahwa layout yang dipergunakan dalam sebuah pabrik akan mempunyai pengaruh langsung terhadap tingkat produktivitas perusahaan. Oleh karena itu penentuan layout pabrik harus disesuaikan dengan kondisi perusahaan. Untuk menentukan layout pabrik dengan baik, maka perlu diadakan persiapan-persiapan yang matang, diantaranya, Pertama, data yang diperlukan meliputi jumlah dan jenis produk, komponen produk, urutan pelaksanaan proses produksi, mesin dan peralatan informasi mesin, instalasi yang diperlukan, luas gedung dan perbandingan perencanaan layout. Kedua, analisis urutan operasi dan Ketiga Teknik kesimbangan kapasitas.

Referensi:
13 november
Manajemen Produksi akses 13.14 wib

Pulau Jawa Masih Jadi Magnet Investasi


JAKARTA - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani mengatakan pulau Jawa masih menjadi magnet bagi investor yang ingin menanamkan modal di Indonesia.
Hal ini tercermin dari jumlah proyek PMDN yang direncanakan akan dilaksanakan di Pulau Jawa sebanyak 2.038 proyek atau 63,5 persen dari total rencana proyek PMDN semester I 2015 yang jumlahnya 3.205 proyek.
Franky menyebutkan rencana nilai investasi untuk Pulau Jawa mencapai Rp87,8 triliun atau 46,4 persen dari total rencana investasi PMDN semester I 2015 yang mencapai Rp189,2 triliun.
“Harus diakui, dengan infrastruktur yang memadai serta jumlah tenaga yang memiliki keterampilan, Pulau Jawa masih menjadi magnet utama bagi para investor, baik asing maupun dalam negeri," ungkapnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (25/7/2015).
Sekadar informasi, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMND) semester I 2015 mencapai Rp189,2 Triliun. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan semester I 2014 sebesar Rp 161,4 Triliun.
PMDN Semester I 2015 yang dari sisi nilai investasi naik 17,2 persen dibandingkan Semester I 2014. Data BKPM menunjukkan lima sektor terbesar nilai izin prinsip PMDN adalah Perumahan, Kawasan Industri dan Perkantoran (Rp52 triliun), Industri Mineral non-logam (Rp18,1 triliun), Industri Kimia Dasar, Barang, Kimia dan Farmasi (Rp15,9 triliun), Industri Makanan (Rp13,2 triliun) dan Transportasi, Gudang dan Telekomunikasi (Rp13 triliun).
Sementara untuk lokasi, lima provinsi dengan jumlah nilai izin prinsip PMDN terbesar adalah Bali sebesar Rp30 triliun. Kemudian Banten Rp23 triliun, Jawa Barat Rp23 triliun, Sulawesi Tengah Rp21 triliun dan Jawa Timur Rp19 triliun.
(mrt)

Rupiah Anjlok, Masyarakat Berbondong-bondong Gadaikan Dolar AS


JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) hari ini dibuka anjlok menembus pelemahan terendah. Rupiah pagi ini mendekati pelemahan terendahnya di Rp13.450.
Pelemahan ini dimanfaatkan aksi para pemilik mata uang Paman Sam tersebut. Pasalnya, tingkat transaksi jual dolar AS hari ini meningkat.
"Tadi pagi setelah Rupiah dibuka melemah RP13.450 tingkat transaksi penjual lebih meningkat dibandingkan hari biasanya. Setelah Lebaran lalu, transaksi hari ini yang paling meningkat untuk transaksi penjualannya."tutur sumber Valuta Remittance kepadaOkezone, Jakarta, Jumat (24/7/2015).
Menurutnya, masyarakat dan khususnya pemain dolar AS mulai mengikuti pergerakan rupiah. Hal tersebut menjadikan tingkat transaksi penjualan meningkat hari ini. Dia menjelaskan, hingga saat ini transaksi beli dolar AS pun masih relatif bisa saja. "Kalau transaksi beli, sampai sekarang masih sepi-sepi saja. Kebanyakan yang jual hari ini," tambah dia.
Siang ini, Bloomberg Dollar Index, mencatat Rupiah pada perdagangan non-delivery forward (NDF) masih melemah 54 poin atau 0,40 persen ke Rp13.474 per USD dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp13.320 per USD.
(mrt)

Harga BBM Pertalite yang sebenarnya hanyalah Rp8.700 per Liter


JAKARTA - PT Pertamina (Persero) mengakui, saat ini pihaknya belum mengambil keuntungan dalam penjualan BBM RON 90 Pertalite. Pasalnya, dengan perhitungan yang mengacu dari harga MOPS dan nilai tukar saat ini seharusnya harga Pertalite sebesar Rp8.700. Sementara dalam masa promo Pertalite hanya dibanderol Rp8.400 per liter.
"Kalau dilihat dari MOPS kemarin, memang seharusnya di angka itu (Rp8.700). Apalagi dengan ada tambahan aditif. Tapi ini kan promosi dulu," tutur Direktur Pemasaran Pertamina Ahmad Bambang di Jakarta, Jumat (24/7/2015).
Bambang mengatakan, penjualan Pertalite saat ini masih dalam tahap uji coba. Nantinya sekitar satu atau dua bulan baru Pertamina mulai menerapkan harga Pertalite yang sesungguhnya, dengan mengambil margin keuntungan.
"Ya saat ini kita enggak untung dulu. Tapi belum tentu harganya nanti Rp8.700, karena kalau dolarnya turun, harga pasar juga turun bisa jadi Rp8.400 juga sudah untung. Kalau sekarang mungkin iya harganya seharusnya segitu," imbuhnya.
Seperti diketahui, Pertamina hari ini resmi meluncurkan Pertalite dengan melakukan uji pasar terlebih dahulu. Uji coba tersebut dilakukan serentak di 103 SPBU yang tersebar di wilayah Jabodetabek, Bandung dan Surabaya.
(mrt)